MILIONAIRE MINDSET 3 : HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
A. Dasar pemikiran manusia
Dalam memutar roda selalu ada hal yang memberatkan. Sama juga dalam melakukan perubahan mindset ini. maka selain keyakinan keyakinan dari lingkungan yang mempengaruhi ada juga hal yang harus anda jaga setelah anda melakukan perubahan.
Jika ini tidak dijaga anda akan kembali lagi menjadi anda yang lama.
Sebagaimana kita tahu, pandangan dan reaksi kita terhadap kejadian dalam hidup kita ditentukan oleh dasar-dasar pemikiran kita sendiri. Dasar pemikiran tersebut adalah keyakinan-keyakinan, pendapat-pendapat, dan kesimpulan-kesimpulan yang kita tarik sebagai masukan dari pengalaman yang kita terima sejak kecil.
Hal-hal tersebut yang membentuk self consept, seberapa “kita yakin dengan kita” dan inilah FILOSOFI hidup kita yangpaling dasar.
Semakin kukuh dasar pemikiran tersebut semakin yakin kita dengan “kebenarannya”. Pada akhirnya dasar inilah yang menjadi pengendali apapun yang kita lakukan, kerjakan dan rasakan.
Jika kita yakin bahwa kita adalah seorang yang penuh dengan talenta, dengan semangat, ramah dan populer, sehat dan kehidupan yang indah...dasar-dasar pemikiran ini lah yang akan membawa kita pada kesuksesan yang cepat.
Apa yang terjadi jika kita belum memiliki template dasar tersebut?
Apa yang terjadi jika kita belum memiliki template dasar tersebut?
lakukan perubahan, pasang template dasar tersebut dalam diri kita. Lakukan seperti saya pernah lakukan dan terus saya lakukan. Ingat: yang penting bukan “apa yang terjadi” kepada kita didalam kehidupan ini tetapi BAGAIMANA REAKSI KITA. Apa respond kita itu lebih penting.
Hal yang sama bisa terjadi kesemua orang, namun “bagaimana” kita menyelesaikanya itu kuncinya.
Juga bukan dari mana ASAL kita tetapi KEMANA tujuan kita dan bagaimana kita mencapainya. Sungguh tujuan kita hanya dibatasi oleh imaginasi kita sendiri. Karena imaginasi tak terbatas jadi tujuan kita sesungguhnya menjadi tak terbatas. Inilah dasar pemikiran dan keyakinan yang anda perlukan untuk menunjang potensi anda.
Baik, sejauh ini akan ada pertanyaan tentang “nasib”, di pelajaran MM ini kesanya kita berdaulat penuh bahkan mengendalikan nasib sehingga tidak ada kepasrahan pada Tuhan. Ok, kita masuk kesana ya, kita harus menjawab sampai di level spiritual agar kebenarany yang kita ajarkan ada landasan spiritualnya.
B. Dobrak Mitos
Ternyata, terdapat “berbagai mitos” yang kita dengar selama kita tumbuh mnjadi dewasa. Mitos ini bisa menjadi PENYABOT harapan-harapan anda dalam meraih sukses, meraih kebahagiaan, dan kepuasan dikemudian hari.
Saya akan menjelaskan agar terinci, perlahan, mohon izin ya. Bahwa mitos terbentuk karena pengulangan belief system, bukan pada kenyataan sebenarnya.
Misalnya:
Perasaan “anda kurang pintar”. Perasaan seperti ini adalah dasar pemikiran yang menimbulkan rasa rendah diri dan tidak mampu. Anda berasumsi bahwa orang lain lebih mampu hanya karena merasa saat ini mereka berprestasi lebih baik dari anda.
Perasaan “anda kurang pintar”. Perasaan seperti ini adalah dasar pemikiran yang menimbulkan rasa rendah diri dan tidak mampu. Anda berasumsi bahwa orang lain lebih mampu hanya karena merasa saat ini mereka berprestasi lebih baik dari anda.
Perasaan rendah diri ini menetap jauh di lubuk- self consept.
Dari mana ide “anda kurang pintar” itu? Tentunya masa lalu anda memberi sumbangan terbesar. Bisa didapat dari orangtua yang kurang faham mendidik anda. Bisa didapat dari lingkungan. Atau kita sering sering diabaikan, atau seseorang kurang mendapat perhatian, atau seseorang yang kurang mendapat kepercayaan, atau seseorang yang kurang didengar, sehingga prang mulai membentuk “keyakinan” bahwa dia oarng yang tidak berkemampuan, Itu mitos! Itu tidak benar. Sudahi sekarang juga!!!
Dari mana ide “anda kurang pintar” itu? Tentunya masa lalu anda memberi sumbangan terbesar. Bisa didapat dari orangtua yang kurang faham mendidik anda. Bisa didapat dari lingkungan. Atau kita sering sering diabaikan, atau seseorang kurang mendapat perhatian, atau seseorang yang kurang mendapat kepercayaan, atau seseorang yang kurang didengar, sehingga prang mulai membentuk “keyakinan” bahwa dia oarng yang tidak berkemampuan, Itu mitos! Itu tidak benar. Sudahi sekarang juga!!!
Mulailah berbicara hal yang positif, baik dan benar tentang anda sendiri, berulang ulang.self talk anda di perbaharui. Manusia itu satu harinya berkata pada dirinya sendiri 60.000 kata perhari. Benahi selkf talk anda.
Kata-kata yang paling berpengaruh dalam kosakata anda adalah kata-kata yang biasa anda katakan kepada diri anda sendiri dan kemudian anda yakini kebenarannya. Dialog dengan diri sendiri merupakan penentu 95% emosi anda.
Ingat, ketika anda berbicara dengan diri sendiri, otak anda menerima kata-kata sebagai perintah. Your wish is a command!
Pikiran tersebut menyebar keseluruh tubuh kemudian menyesuaikan dengan perilaku, citra diri, dan tindakan anda sesuai dan cocok dengan kata-kata anda.
Oleh karena itu, mulai sekarang anda berbicara dengan diri sendiri gunakan kata-kata yang sebenarnya anda inginkan TERJADI pada dalam diri anda. Kata-kata yang anda inginkan. Dengan bahasa lain: hindari mengatakan apa-apa tentang diri anda sesuatu yang TIDAK ANDA HARAPKAN akan terjadi.
Katakan kata-kata hanya yang ingin terjadi dalam diri anda. Katakan dengan berulang-ulang kata-kata yang memberi pengaruh positif dalam diri anda. Ingat bahkan celetukan tentang hal diluar diri anda kembalinya ke anda. Jadi celetuk, komentar, opini, pendapat, berkata-kata dalam diskusi, dalam dialog...hanya yang akan membuat anda menjadi lebih baik.
Mengeluh, curhat, sharing hanya yang baik.
Kata-kata: saya bisa, ini mudah, asyik, fun, saya yang terbaik, ini milik saya, dunia menyenangkan, adalah sebuah program untuk dasar self concept anda. Lakukan mulai sekarang.
Mengapa melakukan hal itu? Karena anda layak mendapatkan yang terbaik!
Sebagai akibat sinikal seringnya anda mendengar keluhan, seperti kata-kata: lagi krisis ekonomi, susah dapat uang, susah cari kerja, dunia emang keras, dan lain sebagainya. Juga kritikal perusak yang anda terima pada masa lampau, kemudian manusia memiliki satu lagi mitos kepercayaan yang merugikan. Kepercayaan ini adalah anda “tidak berhak” kaya karena kekayaan itu menjauhkan dari syurga!
Nah ini doktrin siapa? Kaya itu tidak baik, kaya itu bikin masalah.
Ini sering terjadi pada mereka yang hidup dari keluraga yang terbatas ekonominya. Dan mencari “pembenaran” atas keterbatasan ekonomi. Karena ada banyak yang karena keterbatasan malah menyemangti untuk suskes. Namun pecundang, keterbatasan di pakai sebagai “pembenaran” untuk tidak kaya. Padahal menyembunyikan ketidakmampuan.
Lingkungan yang marginal yang kurang pendidikan sering menimbulkan mitos “tidak kaya” lebih baik. benar, tumbuh subur pendapat miskin itu penuh “hikmah” sementara orang kaya penuh dengan dosa. Ada pula yang mengatakan banyak harta membuat beban di akhirat nanti karena di perhitungkan lama.
Belum lagi pemahaman bahwa orang diluar kita yang bermasalah yang membuat kita bermasalah!. Sebuah kepercayaan yang akar masalahnya diluar anda. Masih ingat orang yang suka menunjuk diawal tulisan? Jika yang mereka tunjuk adalah hal sinikal dan negatif dan terjadi diluar dirinya maka dia memiliki “kesadaran kemakmuran rendah”.
Seorang yang memiliki kesadaran (self concept) kemakmuran yang tinggi, menunjuk keluar hanya positif, menunjuk kedalam lebih positif lagi.
Jika dalam kehidupan anda dibesarkan dengan keadaan negative seperti berbagai pengandaian diatas namun ternyata anda berhasil mengatasi masalah tersebut. anda menjadi sukses. Perlu saya ingatkan anda tetap harus menghilangkan template dasar-dasar nilai yang telah terbentuk dalam sindiran, kritikan atau sinikal yang pernah anda alami. Hilangkan. Benar anda bisa tutup dengan citra dan pelajaran diawal, namun anda jangan lalai men-cleansing terus menerus.
Sebentar lagi pelajaran gibrrish cleansingnya kita lakukan.
Cerita sedikit pengalaman pribadi. Saya pernah alami dimana kesuksesan mulai menanjak. Saya mengalami hal yang membuat saya lupa diri. Saya lupa melakukan pengulangan keinginan dan citra baru saya. Data lama banyak yang belum hilang ..maka..dalam hati kecil bawah sadar saya saya tidak layak atas harta ini. saya seakan menipu hati kecil saya.
Reaksinya..saya menghambur-hamburkan uang dengan belanja hal-hal yang tidak saya perlukan. Gaya hidup keluarga menjadi seakan borjuis. Perilaku saya menjadi aneh menurut beberapa rekan.
Benar data bahwa kemiskinan lebih mendapat hikmah dan kaya sumber masalah masih ada. Saya tidak sadar mengapa saya bereaksi demikian. Hingga akhirnya saya kembali terpuruk.
Disanalah saya melakukan perenungan sekali lagi. Dengan teknik ini saya harus melakukannya. Saya melakukan re-creation kreasi ulang pikiran saya. Saya melakukan kata-kata terstruktur terprogram lagi terhadap diri sendiri dan dalam dan luar diri terus menerus hingga sekarang hingga masa akan datang.
Saya sekarang bisa menikmati hidup setelah melalui banyak warna dan rasa. Saya lebih lepas sekarang. Data baru saya bangun baru secara total. Sudah menghapus data lama. Mungkin sebagian data lama masih ada namun sudah ditutup dengan data baru. Namun jujur ini masih berkisar tentang kemakmuran materi. Saya masih haruis bejerja keras untuk data tentang kesehatan, hubungan dengan keluarga, mendidik anak, dan lain sebagainya. Masih banyak bodoh dan sontoloyo saya ini. masih sambung loh?!
Sumber : https://www.facebook.com/mardigu.wowiekprasantyo/posts/10214354604044722
Tidak ada komentar:
Posting Komentar