Sabtu, 23 September 2017

BOOM BUST

BOOM BUST

Ketika kita melihat masalah domestik, atau kalau kita menggunakan bahasa umumnya istilah domestic adalah masalah rumah tangga. Dalam keadaan rumah tangga memperoleh pendapatan pas-pasan (bust) untuk menjalani hidup kita akan terjebak kalau memaksakan berinvestasi. Investasi cocok jika kita memiliki disposable income yang cukup (boom).
Baik, kita bukan mau belajar tentang mengelola keuangan atau financial planning, gampang itu. Karena financial planning adalah mengatur “uang yang sudah ada”. Kalau uang belum ada apa yang mau di atur? Itu bedanya apa yang mau kita diskusikan sekarang. Bagaimana “membuat” uang itu lebih penting.
Bagaimana membuat uang dimasa ekonomi ketat atau kontraksi seperti sekarang ini? nah itu tantangan yang menarik. Kalau buat uang di ekonomi boom ngak usah belajar banyak, nyebur saja. Kalau membuat uang di masa bust, nah itu perlu skill khusus. Jam terbang panjang baru bisa dan kita akan perpendek, bagaimana? Setuju.
Nomor satu jangan pernah salahkan ekonomi kita dengan masalah global, masalah luar negeri jangan di campur dulu. Hanya menteri yang “cemen” yang bilang kalau Indonesia ekonominya “shrinking” karena imbas global, sekali lagi pengamat ekonomi, atau guru ekonomi atau menteri pejabat Negara kalau ngomong seperti ini kita beri nama “cemen”. Sudah segampang itu kita kasih nama untuk mereka.
Kita bukan orang cemen. Kita beda,kita buat uang di masa bust, caranya? Kita awali dengan memahami bahwa ada 4 hal yang kita harus kenal dalam bidang ekonomi mikro termasuk kebutuhan sehari-hari. Ke empat hal itu adalah “gaya hidup”, “keluarga”, “bisnis” dan “investasi”.
Dalam kompartemnisasi mengelola ekonomi rumah tangga, masalahnya ada di 4 hal ini. bagaimana anda meletakan di ke 4 slot tadi menentukan tingi rendahnya “financial quotation” anda, atau istilah saya “prosperity conscious” atau kesadaran kemakmuran.
Kita ambil contoh, kita mau beli smartphone, harga range mulai dari 1 juta hingga 15 juta. Fungsi sama, manfaat sama. Harga berbeda gengsi berbeda, mana yang anda pilih?
Anda pilih iphone, anda masuk “gaya hidup”, anda pilih Samsung atau anda pilih oppo kolomnya geser ke “bisnis”. Mengapa? Karena Samsung atau Oppo harga bekasnya stabil, alias harga dan fungsi uang yang anda manfaatkan masuk “bisnis” kolomnya.
Sekolahkan anak. Ini bisa masuk kolom gaya hidup kalau anda sekolahkan ke global bintaro, bisa masuk kolom “keluarga” kalau di SD negeri, bisa masuk kategori “investasi” kalau sekolah di cikal atau mentari karena anak gubernur dan menteri sekolah di sana.
Bayangkan, sekolahin anak saja bisa masuk beda kolom. Jadi jangan heran kalau anak bungsu saya sekelas dengan anak gubernur dan kakaknya sekelas dengan 2 anak menteri. Dari awal memang “bokis” ya saya ini, memang sontoloyo, sekolah in anak saja pilih dimana anak pejabat dan pengusaha menyekolahkan anaknya.
Secara perhitungan uang, ya pasti lebih biaya nya mahal di banding negeri, tetapi disitulah permainan pengelolaan portofolio.
Jadi, setidaknya kita harus pandai memilah portofolio keuangan kita, uang masuk dan uang keluar. Dan bagaimana uang di keluar kan sesungguhnya kunci yang membuat seberapa cepat uang masuk kembali ke kita.
Kita sepanjang ini menulis, tujuan nya satu, menindak lanjuti tulisan sebelum ini tentang boom and bust ekonomi. Dan untuk memahami boom bust tersebut harus faham mengapa ekonomi ada yang boom ada Negara yang ekonominya menjadi bust. Haanya karena “salah” kompetemen meletakan uang keluar dan cara uang masuk.
Sejauh ini saya meggunakan ilustrasi keuangan keluarga agar faham, dan di saat kita berbicara tentang kuangan organisasi atau perusahaan kurang lebih sama “platform”nya, dan demikian pula dengan APBN, atau pisahkan dua AP anggaran pendapatan dan BN belanja Negara.
AP adalah uang masuk, BN adalah uang keluar. Yang membuat pusing pemerintahan sekarang karena masih gagap menjadikan Gap AP dan BN sekarang “short” 365 triliun yang bingung “cover gap” nya akhirnya “cemen” milih utangan. Eeehmmm mau di tolong ngak nih? Yuuk mari, kita lanjut.

Sumber : https://www.facebook.com/mardigu.wowiekprasantyo/posts/10214390158253555

Jumat, 22 September 2017

MILIONAIRE MINDSET 4 : MENGUBAH CARA HIDUP

MILIONAIRE MINDSET 4 : MENGUBAH CARA HIDUP

Pikiran dan perasaan Anda terhadap diri Anda sendiri, termasuk kepercayaan-kepercayaan dan harapan-harapan Anda tentang Apa yang mungkin dapat Ada peroleh, “menentukan” apa saja yang dapat Anda lakukan dan menentukan apa saja yang akan terjadi kepada diri Anda.
Ketika mengubah kualitas pemikiran Anda, Anda akan mengubah kualitas hidup Anda, kadang bahkan secara langsung.
Satu-satunya hal di jagat raya ini yang dapat Anda kendalikan secara penuh hanyalah pikiran Anda! Anda dapat memutuskan apa yang ingin Anda pikirkan dalam menghadapi satu situasi tertentu.
Pikiran Anda dan cara Anda menterjemahkan kejadian apa pun itu akan mendorong terbentuknya perasaan Anda—baik positif maupun negatif. Pikiran dan perasaan Anda akan membawa Anda pada tindakan-tindakan yang kemudian Anda ambil dan menetukan hasil yang nantinya akan Anda peroleh.
Semuanya bermula dari pikiran Anda.
Misalnya Pikiran yang membuat anda bersemangat, pikiran yang membuat anda berjuang untuk kemakmuran. Pikiran-pikiran seperti itu akan meng-empower Anda dan membuat Anda merasa lebih kuat dan lebih percaya diri. Pikiran yang positif seperti itu bukan hanya sebuah ide yang bersifat memotivasi.
Pikiran seperti ini juga memiliki efek-efek yang konstruktif yang besarnya dapat diukur terhadap kepribadian, kesehatan, tingkat energi, dan kreativitas Anda. Semakin positif dan optimistis Anda, semakin bahagia Anda dalam setiap aspek kehidupan Anda.
Di sisi seberang, Pikiran-pikiran yang negatif akan mendatangkan hasil yang sebaliknya. Pikiran-pikiran seperti ini akan men-disempower Anda dan membuat Anda menjadi merasa lebih lemah dan kurang percaya diri. Kapan pun Anda berpikir atau mengatakan sesuatu yang negatif, Anda sebenarnya sedang menerahkan kekuatan Anda. Anda merasa marah dan defensif. Anda merasa frustrasi dan tidak bahagia. Lama-kelamaan, pemikiran yang negatif akan dapat membuat Anda sakit secara fisik, dan bahkan dapat meracuni hubungan-hubungan Anda dengan orang lain.
Pikiran yang positif akan memberi Anda kesehatan mental dan prestasi puncak. Pikiran negatif menimbulkan penyakit mental dan menurunkan efektivitas.
Oleh karena itu, jika ingin mendapatkan kehidupan yang indah, Anda harus mengarahkan sasaran-sasaran Anda pada penanaman berbagai emosi positif dalam diri Anda dan membuang jauh-jauh emosi yang negatif.
Ok, sejauh tulisan ini , kalimat semua terlihat “klise”, jutaan motivator sudah mengatakan hal ini tetapi bagaimana supaya menjadi kenyataan, bukan hanya pengulangan nasihat tanpa memberi pengaruh. Coba telaah lagi kalimat yang saya tulisa di atas. Ada yang baru? Tidak.
Lalu bagiamana kita bisa membuat menjadi kenyataan, menjadi monetized, dan memahami mengapa kata-kata positif motivasional gagal menjadi kenyataan dalam diri.
Baik, kita harus memahami cara kerja tubuh raga jasmani rohani yang Allah sudah sematkan dalam dari kita. Ini semua sama, ini platform sama disetiap manusia.
Lebih dalam dari pikiran di dasar pikiran ada sebuah tempat yang bernama emosi. Platform dasar manusia adalah RASA.
Rasa yang ada dalam diri manusia bisa terbaca dari VIBRASI atau getaran yang dia berikan kepada orang lain. atau hal yang terpancar keluar adalah “inner” nya. Inner manusia itu EMOSI.
Ada yang menyebutnya citra diri, ada yang menyebutnya aura ada yang menyebutkan self image. Semua berdasar dari self concept platform emosi manusia itu sendiri.
Maka itu ada orang yang “citra”nya menyenangkan, citranya tidak bisa di percaya, citranya lemah, citranya kaya, citranya kumuh, citranya sangar dan macam-macam lagi. Itu semua isi emosinya.
Didunia ini dalam menjalani hidup yang tidak boleh adalah memiliki emosi negative. Bagi MM anda boleh berfikiran negative selama anda beremosi positif.
Marah sama anak misalnya. Selama emosi anda positif, geteran marahnya akan lebih membuat masalah selesai. Sementara kalau kita memendam marah seumur hidup, emosi negative di bawa. Anda berkata positif pun tak berefek apa-apa.
Penghapusan emosi negatif adalah satu langkah yang sangat penting yang dapat Anda ambil demi mendapatkan kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan pribadi. Setiap kali Anda memegang kendali penuh atas pikiran dan perasaan Anda, dan mendisiplinkan diri Anda agar tetap memelihara pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan yang positif, kualitas hidup Anda, baik mental maupun fisik, akan meningkat. Ketiadaan emosi negatif akan membuat pikiran Anda secara otomatis terisi oleh emosi-emosi yang positif, yang menghasilkan perasaan bahagia dan puas.
Setelah emosi negative dibuang maka ada berita baik : ANDA BISA MEMILIH APA YANG INGIN ANDA PIKIRKAN
Hukum Pikiran Bawah Sadar mengatakan bahwa, ”Otak Anda hanya mempunyai cukup ruang bagi satu pikiran setiap kalinya, apakah itu positif ataupun negatif . Anda dapat menyubstitusi sebuah pikiran negatif dengan sebuah pikiran positif kapan pun Anda mau”. Anda dapat mengaplikasikan hukum ini dengan cara berpikir tentang sesuatu yang positif secara sengaja setiap kali Anda ingin menghapuskan sebuah pikiran atau perasaan yang membuat Anda marah atau tidak bahagia.
Hukum kebiasaan mengatakan bahwa, ”Pikiran atau tindakan apa saja yang Anda lakukan secara berulang-ulang pada akhirnya akan menjadi sebuah kebiasaan baru”.
Setiap kali Anda bereaksi dan berespons secara positif, Anda sebenernya mengendalikan pikiran Anda. Dengan segera, hal ini akan tumbuh menjadi sesuatu kebiasaan yang otomatis akan Anda lakukan sehingga berpikir dan berlaku dengan cara seperti ini akan menjadi mudah bagi Anda.
Dengan tekad yang keras dan pengulangan-pengulang, Anda akan dapat mengembangkan satu kebiasaan berpikir dan bertindak yang baru. Dengan menerapkan hukum ini, Anda akan dapat menjadi seseorang yang benar-benar positif, dan Anda dapat mengubah hidup Anda.
Sekarang bagaimana membuang emosi negatif? bagaimana meletakan software "prosperty conscious" kesadaran kemakmuran? gampang itu, lanjut?

Sumber : 

Kamis, 21 September 2017

GIGIH

GIGIH

Mau lanjut sekolah di mana mas fatur? Demikian suara nge bass dari sang pak de kepada anak saya yang merupakan keponakannya. dia kakak sepupu saya.
Masih usaha naikin nilai TOEFL pak de.
Loh, mau sekolah keluar negeri ta? Ciri bahasa jawa malang an yang banyak menggunakan akhiran “a” buka seperti bahasa jawa umumnya yang menggunakan huruf akhiran “o”.
Yang di sebut pak de nya ini kakak sepupu saya yang profesinya pengacara. Minggu lalu menyempatkan hadir di rumah kami di bilangan radio dalam.
Dari malang langsung radio dalam. Dia pun lanjut bertanya, mau ambil apa kamu tur? Yang di jawab dengan lancar oleh fatur, mau ambil jurusan bisnis pak de, biar cepet dapet duit.
Loh, kamu salah kalau gitu tur!, kata pak denya yang ceplas ceplos ciri jawa timuran.
Ngak ngono carane mikir golek duit, mas fatur! Nah ini..gaya kera ngalamnya keluar sudah. Ber intonasi meledak ledak di mulai monolognya.
Kowe kalau mau cari duit atau mau kaya modalnya bukan sekolah, modal nya gigih, bukan pinter. Sekolah itu untuk pinter, untuk pengetahuan, bukan untuk kaya, salah kamu tur.
Di ceramihin begini fatur hanya cengengesan. Saya tahu fatur ngak terima tapi saya tahu fatur juga ngak ngerti-ngerti banget kalimat pak de nya ini. Sebenarnya ini bahasa tinggi, bahasa sanepo, bahasa kiasan kromo di tatan an jawa.
Budaya berbahasa kromo adalah bahasa keseharian seorang prabu kepada kawulanya. Banyak kiasan, banyak sindiran namun tidak satir, tidak sarkas, halus sekali mendidik dan mengajari. Walau di bungkus dengan meledak meledak intonasi dan liukan kata di lagukan.
Karena komunikasi seperti begini banyak hilang di generasi “thumbies” jadi kehadiran sang pak de saya manfaatkan untuk kembali ke kebiasaan kami dulu di kampung di daerah bantaran blimbing malang. Bicara dengan pini sepuh dalam remang lampu sentir.
Kalau saya sudah hafal kemana arah bicaranya kakak sepupu saya ini, namun anak muda sekarang kayaknya perlu pembiasaan.
Benarlah bagi yang memperhatikan kata-kata , bahwa pemilihan kata “kamu salah tur!”, “ngak ngono ngolek duwik iku?!”. Adalah kalimat langsung atau bahasa kerenanya direct language namun di kata “gigih” ini kunci saneponya.
Buat apa sekarang kamu sekolah tur? Pak de nya bertanya ulang
Biar pinter?! Fatur menjawab setengah ragu dia. Lah tadi katanya mau kaya. Biar kaya? Masih tetap mau kaya khan? Pak de nya bertanya dari sisi lain yang bisa membuat seseroang “twist mind” pikirannya langsung ke puter.
Iya pak de, aku pengen kaya juga.
Ngak usah sekolah tur kalau pengen kaya, kunci kaya itu gigih tok, itu saja cukup, ngerti kamu. Sekolah nanti Cuma bikin kamu pinter, bikin kamu sibuk dengan ilmu, bikin kamu jadi ribet sama keilmuan, jadi pinter terus keminter.
Ilmu malah bisa bikin kamu keblinger. Ilmu itu bener, tapi membawanya sulit tur. Kewajiban manusia itu berilmu tapi bukan pinter. ngolek ilmu lah iku bener.
Mendengar kalimat pak de nya yang terakhir, ini yang sebenarnya kunci yang saya tunggu-tungu .
Pinter itu nilai quantifikasi. Pinter itu karena pas hafal apa yang di tanya. Orang berilmu beda dengan orang pinter. Orang berilmu tahu kapan menggunakan ilmunya, bisa mempraktekan ilmunya.
Orang pinter itu ya hanya pinter. Belum tentu ngerti mengerjakan sesuatu. Belum tentu “bisa” mempraktekan ilmunya.
Memperoleh ilmu itu susah tur. Memperoleh ilmu itu harus gigih. Fokusnya di ilmunya bukan di pinternya.
Bagi yang dewasa pasti sudah memahami kearah mana sang pak de ini bicara. Namun bagi keponakanya dan anaknya pak de yang baru 18 tahun , apakah kedua anak tersebut mengerti? .
saya hanya menikmati setiap komunikasi minggu sore itu.
Begini tur pak de cerita sedikit sejarah mahabarata, Alkisah pencarian Wahyu Cakraningrat oleh Raden Abimanyu putra Arjuna, Raden Lesmana Mandrakusuma putra mahkota Kerajaan Hastina, dan Raden Sombo putra Prabu Kresna.
Dalam hati saya,” here we go…” sang pak de memulai cerita yang akan menyamakan situasi dengan kedua anak remaja itu.
Dia mulai melakukan “framing” communcation.
Sang pak de melanjutkan kisahnya, Ketiganya sama-sama berambisi besar menjadi Raja. Untuk itu, mereka harus bertarung dan mendapat gelar ”Wahyu Cakraningrat”. Namun mendapatkan Wahyu Cakraningrat tidaklah mudah karena sejumlah syarat harus dipenuhi agar Wahyu Cakraningrat bisa majing atau sejiwa dengan satria terpilih.
Adapun syarat yang harus dipenuhi adalah: mampu handayani (membuat contoh yang baik) kepada rakyat, berpegang pada kejujuran, mampu memberikan keteladanan, mampu memberikan rasa tenteram kepada rakyat, mampu memberi rasa kasih sayang pada rakyat, mempunyai perilaku amanah, mampu merekatkan seluruh rakyat tanpa memandang latar belakang, agama, ras dan budaya, serta harus peduli terhadap lingkungan.
Ketiganya berangkat dari tempat berbeda.
Mereka melakukan “laku” atau tirakat atau sebuah perilaku mejaga diri, samadi.
Raden Lasmana Mandrakumara dikawal petinggi kurawa seperti arya sengkuni dan resi drone. Makanan minuman lengkap agar dia tidak kesusahan. Perilaku manja tersebut ternyata tidak membuahkan apa-apa. hanya membuang waktunya saja.
Dia tidak banyak samadinya tapi makan minum seakan berpesta.
Lain lagi dengan putra mahkota Dwarawati satriya Parang Garuda Raden Samba. Dia satriya yang pemberani juga ingin bertapa di dalam hutan Gangga Warayang untuk meraih Wahyu Cakraningrat. Kebertangkatannya seorang diri dengan berjalan kaki. Ketika dalam perjalanan, Raden Samba bertemu wanita cantik yang rupanya adalah bidadari yang di utus menggoda, ternyata dia gagal. Dia tergoda. Sehigga gagal semedinya , betara cakraningrat berbelok tidak memberinya.
Raden Abimanyu atau nama lain nya raden Angkawijaya sebelum berangkat dia bertanya pada para Punokawan Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong, yang merupakan para pini sepuh yang bijak. Dia mendengarkan nasehat para punakawan yang turuan betara narada yaitu eyang semar.
Dimana dia mendapatkan wejangan bahwa “Batara Cakraningrat selalu mencari dan mencari ‘kurungan kencana’ yang bersih lahir batin, yang cerdas, yang tahan godaan, yang tahan fitnahan, yang “sepi ing pamrih – rame ing gawe”, berbudi luhur, jujur, dapat dipercaya, mempunyai kesabaran tinggi, dan kepekaan sosial yang tinggi”. Wahyu cakraningrat adalah hanya untuk orang yang gigih.
Itulah yang di lakukan abimanyu, yang akhirnya dia dapat kan kurungan kencana itu. Karena wahyunya itulah akhirnya kerajaan astina, amarta, indrapasta dan lainnya bersatu d bawah panji sang raja putra abimanyu setelah perang baratayudha berakhir bernama parikesit.
Begitu kira-kira cerita wayangan singkatnya mas fatur. Mudah-mudahan kamu faham dongeng pak de ini ya.
Jadi merantau itu mencari ‘kurungan kencana’ ya pak de, agar wakyu cakraningrat bisa di dapat. Untuk mendapatkannya kita harus gigih, gitu khan pak de.
Kiro-kiro ngono tur, jadi nantinya kamu sadar bahwa Apa saja kamu geluti dengan gigih kamu pasti kaya tur. Percaya omongan pak de.



JUAL ASSET (LAGI)

JUAL ASSET (LAGI)
Lagi sibuk mas? Demikian sebuah WA masuk di hape saya dari salah satu alumni MMBC yang menjadi akrab karena sering diskusi.
Saya menjawab, saya lagi di bekasi mas.
Urusan WTP ya MAS ? dia bertanya.
Saya jawab, Ia benar urusan water treating plant.
Sudah jalan bisnisnya? Demikian dia bertanya lagi
O belum, saya ada kontrak, sudah ada izin, namun perlu modal investasi, sudah 6 bulan cari pinjeman dari bank ngak bisa dapat karena bank di Indonesia khan butuh kolateral. Bank di Indonesia itu bukan bank bisnis, tetapi bank rentenir. Yang penting jaminan.
Atau kalau kita punya streaming income dari perusahaan induk atau ada personal garansi bisa juga jadi kolateral. Mau bisnis sebagus apapun tetap tidak bisa “project base” loan itu jalan saat ini di system perbankan indonesia.
Sayang banget Negara sebesar begini banker dan system keuangannya sangat sedikit variasinya. Dan oemerintah sangat tidak perduli urusan beginian. aw ajar lah karena memang dasarnya bukan pebisnis para banker dan pejabat pemerintahnya.
Demikian kalau sudah urusan bank, saya bisa panjang karena memang bank harus melakukan redefine, difinisi ulang “arti” bank dalam Negara Indonesia. Punya arti baru yang lebih kekinian.
Jadi apa solusinya? Teman saya melanjutkan pertanyaannya.
Saya jawab, saya anda teman, 25 tahun di bank, pernah di Citibank, pernah gabung GE finance dibawah jack welsh pernah direksi bank plat merah panjang 14 tahun kalau di total, sekarang sedang menikmati masa jeda sebentar tidak lagi direksi di bank.
Otak dan idenya cemerlang. Real banker, dari keluarga pengusaha dan politikus handal. Saya yakin kalau dia masuk ke jajaran penting di departemen keuangan atau Dirut BI misalnya, dia akan melakukan hal revolusioner di perbankan.
Kasih dia kesempatan 5 tahun menjabat dirut holding bank pelat merah atau dirut BI apa lagi, bank di Indonesia bisa meningkatkan loan dari 10% an growth pertahun naik dua kali lipat. Alias setiap tahun naik 20% atau 5 tahun naik 100%.
Project base seperti pekerjaan saya yang sudah ada kontrak beli, sudah ada izin, sudah ada teknologi dan EPC langsung di biayai.
WA dari teman saya masuk lagi, bertanya..oh maaf mas, bukan bank pertanyaan saya tetapi proyek mas bagaimana jadinya?
Oalah maaf, saya kira nanya tentang dunia perbankan.demikian saya balas dan lanjut menjawab, kalau proyek saya karena 6 bulan sudah cari sana sini, baik investor local, bank, dan pembiayaan lainya ngak ada, ya akhirnya saya putuskan jual saja.
Kebetulan kemarin ada yang lihat, dari singapura. Saya jual hanya harga pra operasional saja dan sedikit agio. Modal balik plus sedikit keuntungan, saya lepas 100%. Kalau mereka invest balik modal 3 tahun dan 12 tahun mereka ongkang-ongkang kaki.
Kontrak 15 tahun. BOT build operate transfer. Deal nya bagus banget. Sekarang mereka sedang mempertimbangkan harga penawaran.
Ngak sayang mas? Demikian dia bertanya lagi.
Ya sayang tetapi saya ngak punya uang buat investasi dan lagi pra operasional selama 1 tahun, biaya mendapatkan proyek ini sudah keluar banyak saya. sudah ngak tahan. Saya harap tadinya di 2015 sewaktu ambil proyek ini pemerintah pro pengusaha dan perbankan dan lembaga keuangan bisa mengatasinya, eeehh sekarang sama sekali kredit seret ngak jalan. 2 tahun mengarap proyek beginian samapaikita menang tender dan kelengkapan adminstrasinya.
Jadi lepas, dan yang beli semua asing kalau perusahaan begini. Bagi saya exit selama dapat sedikit lebihan ya harus keluar dari pada hilang modal saya.
Investasi berapa mas? Dia bertanya lagi.
90 milyar an mas, dengan kontrak 60 milyar pertahun selama 15 tahun alias 800 milyar kontraknya. Jadi kalau kamu punya 90 milyar, 3 tahun balik modal dan setiap tahun sejak tahun ke 4 dapat kira-kira 25 milyar setahun bersih selama 12 tahun kedepannya.
Yah, saya sudah jalan di 30 bank semua minta kolateral senilai 130 milyaran. Mereka ngak lihat kontrak 800 milyar yang mereka lihat jaminan. Dan saya ngak punya jaminan sebegitu.
Kalau perusahaan asing yang ambil, akusisi perusahaan di Indonesia, maka perusahaan asing tadi sama bank di negaranya di keluarkan modal 90 milyar rupiah. Jadi proyek ini diambil asing, pakai bank asing 3 tahun balik, yang perusahaan asing tadi tinggal keduk harta Indonesia 25 milyar pertahun selama 12 tahun. Saya gigit jari. Tapi modal dapatinnya senilai 5 milyar saya sudah keluarkan saya tawar dengan harga 10 milyar. Ini mau di tawar sama mereka.
Saya pikir, ada uang sedikit keluar deh. Dari pada kena penalty sama buyer, lebih saya exit. Sayang banget pemerintah ngak dukung pengusaha ya?
Saya menulis kalimat terakhir, di WA saya hanya contreng biru dua (sudah terbaca), dan setelah itu berhenti komunikasi kami. Rupanya ngak minat kali dia bicara macam begini . Yo wis, saya lanjut lagi cari peminat proyek air yang punya modal 90 milyar lainnya. Akhir bulan harus mulai pekerjaan, januari 2018 harus sudah first drop.

Sumber :  https://www.facebook.com/mardigu.wowiekprasantyo/posts/10214367289041839

Rabu, 20 September 2017

DELETE PEJABAT BERBISNIS

DELETE PEJABAT BERBISNIS
Lama tidak bergossip masalah-masalah sekitar istana. Saking banyaknya data saya ngak kuat juga nyimpennya, sedikit kita menulis gosip kali ini. namanya juga gosip “makin di GOSok makin SIP”.
Mendengar gossip di kalangan kabinet bahwa china kecewa dengan penamaan laut Natuna Utara di peta nasional indonesia membuat LBP blingsatan karena sebagai “petugas” china dia dianggap tidak berprestasi.
Proyek china melalui dirinya yang kelewatan menekan sana sini mendapat ancaman china investasi china yang baru bisa ngak lewat LBP. Dia panik lah.
Kegagalan mendapatkan freeport papa minta saham yang di belakangnya china itu tidak berhasil karena sekarang di alihkan ke BUMN membuat “china dan para agentnya” kehilangan peluang. Ini juga memberi nilai negatif performa dirinya dimata china sebagai manusia serba samber.
Pemuja china dan team di belakang LBP di medsos sering membantai tulisan saya dan juga menjelek-jelekan saya sekarang nambah meradang karena semua tulisan saya mengarah pembuktian dalil yang saya argumenkan, benar.
Saya anti duit china apa lagi OBOR yang di banggakan pemuja LBP dan pro china, saya anti teknologi china, dan saya anti dengan BUMN china. Jangankan BUMN china. Di inonesia saja dari 118 BUMN dengan anak usahanya yang mengurita samapi 1000 perusahaan kalau saya di kasih tingkat komando saya tebas tinggal 20 perusahaan (ngimpiiii). Nah mau dagang sama BUMN china? Entar dulu.
Hal-hal seperti ini membuat saya berseberangan dengan LBP dan team pendukungnya. Dan kedepan sebaiknya ini dibuatkan diskusi sehat terbuka di publikasikan kalau perlu. Anti OBOR (saya dan beberapa orang), pro OBOR team LBP cs.
Di sosmed ada tuh yang selalu menulis kehebatan china, saya tidak bantah namun saya meng-anggap tidak memberi benefit ke indonesia, tetapi malahan memberi benefit ke china iya. Jadi pemuja china itu ya memang menguntungkan china. Sementara anti china itu menguntungkan NKRI.
Jangan di balik, saya anti china di anggap anti pemerintah. Saya di anggap merugikan Indonesia, ya engak gitu lah!!. Saya ini benar merugikan, tapi merugikan China.
Contoh deh proyek china kalau membangun, katakan nilainya 1 triliun, bank nya , bank china, bunga dan fee bisa 10% setahun kalau proyeknya 15-20 tahun IRR nya maka nilai investasi sudah 2 kali lipat hanya dari “beban bunga”.
EPC engineering procurement contractor yang merupakan 70%-80% dari nilai proyek balik lagi ke china lagi. Tinggal ngak lebih 10-15 % buat SDM dan buat pembebasan lahan serta perizinan. Kecil sekali buat indonesianya.
Konsep membangun dan investasi duit china, saya ngak setuju. Banget.
Karena prinsip seperti ini saya berseberangan dengan LBP dan lingkarannya yang terlalu membawa kiri dan mengagungkan kiri dan kuning ini. gara-gara team begini juga selama berkuasa pak Jokowi di bawa miring ke kiri. Baru naik presiden saja sudah di bawa ke china, sudah 6 kali presiden di bawa ke china hingga saat ini.
Mungkin karena didikan akademi saya sering di beri wejangan hati-hati pasukan kuning tiongkok ini jadinya saya selalu waspada dengan mereka.
Nah ada satu hal yang saya pasti yakin dan sangat yakin.
Kecerobohan dengan amerika di freeport terjadi lagi. Memang “treat analisis” di istana lemah, kuning tidak di pelajari, red white blue sama tidak di pelajari dengan seksama.
Bahkan jonan pernah berkata freeport kirain gajah ternyata sapi. Ini pernyataan pejabat ijo atau sok ngerti ya. Yang sekarang pada menjilat ludah sendiri.
Propaganda dapat 51% seakan indonesia berdaulat percaya saya, sebentar lagi di ubah. 51% yang tadinya BUMN atau negara, pasti di ubah. saya yakin tersadar juga pejabat dan lingkar istana bahwa salah negara ambil.
Pasti tidak di ambil BUMN atau pemerintah. Itu pun saya terus menuliskan, jangan 51% di ambil pemerintah, bahaya. Tujuannya ambil freeport apa sih?
Lalu bagaimana sebaiknya, ambil swasta nasional. Dan saya percaya pendapat saya ini di terima pemerintah. Pasti swasta nasional yang ambil. Pasti kebijaknannya freeport di ambil negara atau BUMN di ubah. Pasti swasta. Sekarang istana mulai menyadari betapa liciknya amerika, dan sekarang sudah mulai menyadari juga betapa nakalnya china. Agak tela
Tulisan kita yang kita berondong terus dan ketika masuk ke istana awalnya di hardik, namun selama berbasis fakta dan untuk negara kenapa takut. Kita bombardier terus, masuk terus data tersebut dan mulai terjadi pelunakan respondnya juga terhadap masukan-masukan lainnya yang senada dengan kita.
Gejala itu mulai nampak di banyak tindakan pemerintah dalam 1 minggu ini. Tentu bukan saran saya saja, yang lain yang lebih kompeten saran-sarannya mulai masuk dan ini menggoyangkan orang seperti LBP.
Demi negara NKRI kita harus berdiri diatas keuntungan rakyat bersama. Bukan untung rugi saja di lihat tetapi benefit. Dan benefit itu tidak melulu uang.
Kalau uang maka seperti pejabat negara , seperti pengusaha yang wapres atau LBP keduanya pejabat tapi bisnis dan uang orientasinya. Mereka masih tidak bisa meninggalkan “keinginan untuk punya uang lebih”. Padahal kalau pejabat ya pejabat, stop urusan pribadi apalagi urusan mencari uang dengan menggunakan jabatan.
Jadi kok saya percaya akan ada perubahan minor di indonesia ini terhadap pejabat yang “ngabot-ngaboti” rencana 2019. Mereka pasti akan di coret atau manut, follow kebenaran NKRI garis lurus.

Selasa, 19 September 2017

MILIONAIRE MINDSET 3 : HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN

MILIONAIRE MINDSET 3 : HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN
A. Dasar pemikiran manusia
Dalam memutar roda selalu ada hal yang memberatkan. Sama juga dalam melakukan perubahan mindset ini. maka selain keyakinan keyakinan dari lingkungan yang mempengaruhi ada juga hal yang harus anda jaga setelah anda melakukan perubahan.
Jika ini tidak dijaga anda akan kembali lagi menjadi anda yang lama.
Sebagaimana kita tahu, pandangan dan reaksi kita terhadap kejadian dalam hidup kita ditentukan oleh dasar-dasar pemikiran kita sendiri. Dasar pemikiran tersebut adalah keyakinan-keyakinan, pendapat-pendapat, dan kesimpulan-kesimpulan yang kita tarik sebagai masukan dari pengalaman yang kita terima sejak kecil.
Hal-hal tersebut yang membentuk self consept, seberapa “kita yakin dengan kita” dan inilah FILOSOFI hidup kita yangpaling dasar.
Semakin kukuh dasar pemikiran tersebut semakin yakin kita dengan “kebenarannya”. Pada akhirnya dasar inilah yang menjadi pengendali apapun yang kita lakukan, kerjakan dan rasakan.
Jika kita yakin bahwa kita adalah seorang yang penuh dengan talenta, dengan semangat, ramah dan populer, sehat dan kehidupan yang indah...dasar-dasar pemikiran ini lah yang akan membawa kita pada kesuksesan yang cepat.
Apa yang terjadi jika kita belum memiliki template dasar tersebut?
lakukan perubahan, pasang template dasar tersebut dalam diri kita. Lakukan seperti saya pernah lakukan dan terus saya lakukan. Ingat: yang penting bukan “apa yang terjadi” kepada kita didalam kehidupan ini tetapi BAGAIMANA REAKSI KITA. Apa respond kita itu lebih penting.
Hal yang sama bisa terjadi kesemua orang, namun “bagaimana” kita menyelesaikanya itu kuncinya.
Juga bukan dari mana ASAL kita tetapi KEMANA tujuan kita dan bagaimana kita mencapainya. Sungguh tujuan kita hanya dibatasi oleh imaginasi kita sendiri. Karena imaginasi tak terbatas jadi tujuan kita sesungguhnya menjadi tak terbatas. Inilah dasar pemikiran dan keyakinan yang anda perlukan untuk menunjang potensi anda.
Baik, sejauh ini akan ada pertanyaan tentang “nasib”, di pelajaran MM ini kesanya kita berdaulat penuh bahkan mengendalikan nasib sehingga tidak ada kepasrahan pada Tuhan. Ok, kita masuk kesana ya, kita harus menjawab sampai di level spiritual agar kebenarany yang kita ajarkan ada landasan spiritualnya.
B. Dobrak Mitos
Ternyata, terdapat “berbagai mitos” yang kita dengar selama kita tumbuh mnjadi dewasa. Mitos ini bisa menjadi PENYABOT harapan-harapan anda dalam meraih sukses, meraih kebahagiaan, dan kepuasan dikemudian hari.
Saya akan menjelaskan agar terinci, perlahan, mohon izin ya. Bahwa mitos terbentuk karena pengulangan belief system, bukan pada kenyataan sebenarnya.
Misalnya:
Perasaan “anda kurang pintar”. Perasaan seperti ini adalah dasar pemikiran yang menimbulkan rasa rendah diri dan tidak mampu. Anda berasumsi bahwa orang lain lebih mampu hanya karena merasa saat ini mereka berprestasi lebih baik dari anda.
Perasaan rendah diri ini menetap jauh di lubuk- self consept.
Dari mana ide “anda kurang pintar” itu? Tentunya masa lalu anda memberi sumbangan terbesar. Bisa didapat dari orangtua yang kurang faham mendidik anda. Bisa didapat dari lingkungan. Atau kita sering sering diabaikan, atau seseorang kurang mendapat perhatian, atau seseorang yang kurang mendapat kepercayaan, atau seseorang yang kurang didengar, sehingga prang mulai membentuk “keyakinan” bahwa dia oarng yang tidak berkemampuan, Itu mitos! Itu tidak benar. Sudahi sekarang juga!!!
Mulailah berbicara hal yang positif, baik dan benar tentang anda sendiri, berulang ulang.self talk anda di perbaharui. Manusia itu satu harinya berkata pada dirinya sendiri 60.000 kata perhari. Benahi selkf talk anda.
Kata-kata yang paling berpengaruh dalam kosakata anda adalah kata-kata yang biasa anda katakan kepada diri anda sendiri dan kemudian anda yakini kebenarannya. Dialog dengan diri sendiri merupakan penentu 95% emosi anda.
Ingat, ketika anda berbicara dengan diri sendiri, otak anda menerima kata-kata sebagai perintah. Your wish is a command!
Pikiran tersebut menyebar keseluruh tubuh kemudian menyesuaikan dengan perilaku, citra diri, dan tindakan anda sesuai dan cocok dengan kata-kata anda.
Oleh karena itu, mulai sekarang anda berbicara dengan diri sendiri gunakan kata-kata yang sebenarnya anda inginkan TERJADI pada dalam diri anda. Kata-kata yang anda inginkan. Dengan bahasa lain: hindari mengatakan apa-apa tentang diri anda sesuatu yang TIDAK ANDA HARAPKAN akan terjadi.
Katakan kata-kata hanya yang ingin terjadi dalam diri anda. Katakan dengan berulang-ulang kata-kata yang memberi pengaruh positif dalam diri anda. Ingat bahkan celetukan tentang hal diluar diri anda kembalinya ke anda. Jadi celetuk, komentar, opini, pendapat, berkata-kata dalam diskusi, dalam dialog...hanya yang akan membuat anda menjadi lebih baik.
Mengeluh, curhat, sharing hanya yang baik.
Kata-kata: saya bisa, ini mudah, asyik, fun, saya yang terbaik, ini milik saya, dunia menyenangkan, adalah sebuah program untuk dasar self concept anda. Lakukan mulai sekarang.
Mengapa melakukan hal itu? Karena anda layak mendapatkan yang terbaik!
Sebagai akibat sinikal seringnya anda mendengar keluhan, seperti kata-kata: lagi krisis ekonomi, susah dapat uang, susah cari kerja, dunia emang keras, dan lain sebagainya. Juga kritikal perusak yang anda terima pada masa lampau, kemudian manusia memiliki satu lagi mitos kepercayaan yang merugikan. Kepercayaan ini adalah anda “tidak berhak” kaya karena kekayaan itu menjauhkan dari syurga!
Nah ini doktrin siapa? Kaya itu tidak baik, kaya itu bikin masalah.
Ini sering terjadi pada mereka yang hidup dari keluraga yang terbatas ekonominya. Dan mencari “pembenaran” atas keterbatasan ekonomi. Karena ada banyak yang karena keterbatasan malah menyemangti untuk suskes. Namun pecundang, keterbatasan di pakai sebagai “pembenaran” untuk tidak kaya. Padahal menyembunyikan ketidakmampuan.
Lingkungan yang marginal yang kurang pendidikan sering menimbulkan mitos “tidak kaya” lebih baik. benar, tumbuh subur pendapat miskin itu penuh “hikmah” sementara orang kaya penuh dengan dosa. Ada pula yang mengatakan banyak harta membuat beban di akhirat nanti karena di perhitungkan lama.
Belum lagi pemahaman bahwa orang diluar kita yang bermasalah yang membuat kita bermasalah!. Sebuah kepercayaan yang akar masalahnya diluar anda. Masih ingat orang yang suka menunjuk diawal tulisan? Jika yang mereka tunjuk adalah hal sinikal dan negatif dan terjadi diluar dirinya maka dia memiliki “kesadaran kemakmuran rendah”.
Seorang yang memiliki kesadaran (self concept) kemakmuran yang tinggi, menunjuk keluar hanya positif, menunjuk kedalam lebih positif lagi.
Jika dalam kehidupan anda dibesarkan dengan keadaan negative seperti berbagai pengandaian diatas namun ternyata anda berhasil mengatasi masalah tersebut. anda menjadi sukses. Perlu saya ingatkan anda tetap harus menghilangkan template dasar-dasar nilai yang telah terbentuk dalam sindiran, kritikan atau sinikal yang pernah anda alami. Hilangkan. Benar anda bisa tutup dengan citra dan pelajaran diawal, namun anda jangan lalai men-cleansing terus menerus.
Sebentar lagi pelajaran gibrrish cleansingnya kita lakukan.
Cerita sedikit pengalaman pribadi. Saya pernah alami dimana kesuksesan mulai menanjak. Saya mengalami hal yang membuat saya lupa diri. Saya lupa melakukan pengulangan keinginan dan citra baru saya. Data lama banyak yang belum hilang ..maka..dalam hati kecil bawah sadar saya saya tidak layak atas harta ini. saya seakan menipu hati kecil saya.
Reaksinya..saya menghambur-hamburkan uang dengan belanja hal-hal yang tidak saya perlukan. Gaya hidup keluarga menjadi seakan borjuis. Perilaku saya menjadi aneh menurut beberapa rekan.
Benar data bahwa kemiskinan lebih mendapat hikmah dan kaya sumber masalah masih ada. Saya tidak sadar mengapa saya bereaksi demikian. Hingga akhirnya saya kembali terpuruk.
Disanalah saya melakukan perenungan sekali lagi. Dengan teknik ini saya harus melakukannya. Saya melakukan re-creation kreasi ulang pikiran saya. Saya melakukan kata-kata terstruktur terprogram lagi terhadap diri sendiri dan dalam dan luar diri terus menerus hingga sekarang hingga masa akan datang.
Saya sekarang bisa menikmati hidup setelah melalui banyak warna dan rasa. Saya lebih lepas sekarang. Data baru saya bangun baru secara total. Sudah menghapus data lama. Mungkin sebagian data lama masih ada namun sudah ditutup dengan data baru. Namun jujur ini masih berkisar tentang kemakmuran materi. Saya masih haruis bejerja keras untuk data tentang kesehatan, hubungan dengan keluarga, mendidik anak, dan lain sebagainya. Masih banyak bodoh dan sontoloyo saya ini. masih sambung loh?!

Sumber : https://www.facebook.com/mardigu.wowiekprasantyo/posts/10214354604044722

Senin, 18 September 2017

POLA UANG KELUAR

POLA UANG KELUAR
Dalam catatan sebelum ini ada pola yang harus wajib kita semua mengetahui cara uang datang. Uang datang berulang dan mirip, karena sering maka itu menjadi pola.
Sebelum pola itu terbentuk dan mengkristal, dan menjadi jalan utama maka kita harus sudah punya lebih dari satu jalan itu. Itu yang baik. Apa yang terjadi kalau hanya satu jalannya uang datang dan belum terbentuk pola. Masih serabutan, masih tidak menentu.
Sekali lagi, ambil pena dan kertas, coba mengingat ulang atas semua uang atau materi atau harta datang ke diri kita.
Lalu petakan polanya.
Setelah anda mengenal pola uang datang maka anda bisa tahu anda dalam level mana , misalnya level pra-sejahtera atau seseorang yang belum memiliki kemampuan menghidupi diri sendiri, level “sejahtera” atau bisa menghidupi diri sendiri, atau anda sudah level “sentosa” atau sudah bisa membiayai keluarga, atau bahkan sudah makmur dimana sudah bisa menghidupi keluarga hingga selesai pendidikan, memiliki aset yang baik. Atau sudah di level ultra kaya di mana sudah punya sistem yang “mature” dalam menghasilkan uang atau pendapatan.
Kembali ke level sejahtera dimana level ini adalah platform terbawah dari JPS atau jaring pengaman sosial. Level itu adalah mereka yang berpendapatan kurang lebih Rp 60.000.000 pertahunnya.
Level sentosa nilai pendapatan terendahnya adalah 4 kali level sejahtera atau Rp 240.000.000 pertahunnya. Karena level ini mereka bisa menghidupi dirinya dan keluarganya.
Saat ini level terbanyak dalam populasi di indonesia adalah di level ini, sejahtera dan sentosa, mungkin 70% populasi hidup di level ini.
Kembali ke pola dasar “pattern uang datang”. Mengenali hal ini akan memudahkan anda melipatganda kan pendapat. Atau anda menjadi tahu sumber anda seingga bisa buat “jalan” baru uang datang, sehingga anda menjadi “multi streaming of income”.
Saya belum tahu pola anda. Sehingga saya belum bisa bantu lebih jauh lagi, tapi kalau kita jumpa darat pasti kita diskusi hal ini. diskusi apa? Bagaimana menjadi sentosa dalam waktu 1tahun!!, itu saja bagaimana? Di meetgreeteat kita bahas nanti ya.
Kita lanjut lagi sesuai judul tulisan kali ini.
Kenal kah pola lain dari uang anda? Seperti tulisan si awal yang sekilas menjelaskan masalah pola “bagimana” uang datang. Jawabannya bisa macam-macam seperti, uang datang dengan bekerja, dengan berkarya, dari warisan, di beri orang tua, dengan minta sana sini dan banyak cara lain-nya. Pastinya setiap orang punya cara masing-masing sesuai dengan karakter sifat alami diri sendiri.
Ok, kita simpan sebuah kata kunci “ uang datang sesuai karakter sifat alami manusia”, kita simpen buat di bahas selanjutkan, dan sekarang kembali Kita ke pola. Sekarang perhatikan pola uang “keluar” dari anda.
Untuk apa saja uang keluar tersebut? Sudah di perhatikan? Sudah di lihat khan. Coba perhatikan 10 tahun atau 5 tahun terakhir ini kemana saja anda manfaat kan uang anda. Di pakai apa saja uang tersebut keluar dari dompet anda? List daftar semuanya. Secara harian secara bulanan, secara tahunan. Perhatikan kemana saja uanganda keluarkan.
Fokus dalam pengeluaran ini akan membuat anda sadar, apakah anda type pembelanja, type messias (suka menolong orang), type selalu kurang, type boros ngak jelas, type penyakitan, type pengikut mode, type penginvest dan ini sekali lagi, itulah anda selama ini.
Mengenal uang keluar apalagi yang telah menjadi pola anda bisa terkaget-kaget karena bisa menakutkan type anda tersebut.
Sekali lagi, kalau negatif jangan takut, membaliknya atau merubahnya semudah membalik telapak tangan.
Semua itu science kok, semua itu ada dalam behavioral psikologi, dan itu bidan saya banget. Jadi faham dong kalau saya gemeteran dalam “behavior” uang pinjam dan uang keluar pemerintahan sekarang ini. (maaf nyamber sedikit). Karena saya tahu bagaimana memperbaikinya.masalahnya si penguasa ngak tahu “behavior”nya dan di beri tahu ngak “ngeh” juga.
Ok kit abalik ke kita saja deh, ngak usah ngurusi di luar kita.
Tanpa anda mengenal pola anda, anda tidak tahu “servo” uang keluar anda. Tanpa anda tahu kebiasaan “servo” tadi anda akan sulit menjadi baru. Sekali lagi, ini penting kalau anda merasa diri anda boros, atau anda merasa heran dengan teman anda yang kira-kira uang masuknya sama, tapi kehidupannya lebih stylist, lebih up to fashion, rumahnya lebih besar, pola hidupnya lebih sehat, olah raga, banyak ketawa. Anda tahu sekali, pendapatan incomenya anda berdua kurang lebih sama. Tapi pemanfaatan uangnya pasti berbeda.
Jadi , penting untuk mengenal pola uang keluar dari anda. Dari sana kita bisa tahu siapa dan mengapa orang sukses. Sekali lagi bukan saja bagaimana uang datang ke anda itu penting, tetapi bagaimana anda memanfaatkannya tak kalah penting. Terus servo apa ya artinya?

Sumber : https://www.facebook.com/mardigu.wowiekprasantyo/posts/10214344625235258